Senin, 17 Desember 2018

# Belanda # Bendungan

ONE DAY IN NETHERLAND

Saya tidak punya kota yang ingin dikunjungi. Buat saya semua kota yang ada di Indonesia patut untuk saya datangi minimal satu kali seumur hidup. Meskipun sampai lebih dari seperempat abad hidup jumlah kota yang pernah disinggahi masih bisa dihitung dengan cari.
Tapi saya punya sebuah daftar Negara yang ingin saya kunjungi, suatu hari.
Salah satunya Belanda. Negeri bendungan yang menurut sejarah pernah Berjaya di tanah air lebih dari dua abad. Tapi bukan kisah masa lampau yang melatar belakangi melainkan sebuah bentuk kekaguman dari keberadaannya.
Negara dengan luasan yang kecil bahkan sebagian daratannya berada dibawah permukaan laut bisa Berjaya berabad-abad lamanya bahkan bisa menekspansi Negara-negara besar seperti Indonesia.
Mari kita kupas sedikit demi sedikit latar belakang ke kaguman saya ini. tapi percayalah kekaguman ini tidak mengikis kecintaan saya pada bumi pertiwi bahkan sampai berganti kewarganegaraan. Seberapa pun kecewanya saya pada pemerintah tapi Indonesia adalah rumah yang tidak akan saya tinggalkan dan terus saya jaga sampai jiwa berucap salam pada raga.
Tulip
 Bunga yang menjadi salah satu icon belanda ini memiliki banyak warna yang sangat menarik. Karena saya salah satu penganut aliran feminism yang menyukai sesuatu dengan warna-warna indah.
Tapi tahu tidak bahwa bunga ini bukanlah tanaman asli Belanda? Tumbuhan ini berasal dari Asia Tengah. Cukup jauh bukan jaraknya dengan benua eropa. Kerajaan Ottoman Turki lah yang membawa bunga nan cantik ini berakar di tanah eropa.

Sayangnya kita tidak setiap saat bisa menikmati keindahan bunga ini. hanya pada bulan-bulan tertentu bunga ini bisa serentak bermekaran. Belanda bahkan mengadakan sebuah acara khusus untuk menikmati fenomena ini. bahkan menjadi festival bunga terbesar seantero Eropa.
Kekukenhof menjadi salah satu daya tarik wisata dunia di Belanda. Di musim panas, kalau tidak salah, sekitar bulan mei sampai juli festival ini di selenggarakan. Pernah nggak bermimpi sedang berada di sebuah tanah luas dengan bunga tulip mekar bersamaan? Mungkin seperti itu lah keadaan riil disana.
Bendungan
Kalau dilihat dari namanya sendiri sudah menunjukkan keadaan fisiknya. Neder berarti rendah sementara land artinya tanah. Secara harfiah bisa diartikan tanah yang rendah.hal ini juga dapat dilihat dari hampir 50% daratan berada dibawah permukaan laut. Terutama di wilayah Negara bagian utara yang berbatasan langsung dengan laut utara menjadikan wilayah ini langganan bencana terutama bila terjadi ombak lautan sedang tinggi. Sehingga dibangunlah bendungan sebagai salah satu upaya untuk melindungi wilayah-wilayah tersebut.
Selama 39 tahun ada 13 bendungan yang dibangun secara bertahap. Yang pertama dibangun adalah sebuah bendungan di timur sungai The Hollandse yang selesai pada tahun 1958. Kemudian bendungan The Ooster Dam dengan panjang hampir 11 km yang membentengi seluruh daratan Zeeland yang berbatasan langsung dengan laut utara.
Bendungan yang  terakhir kali dibangun pada tahun 1997 di muara Nievwe waterweg dan diberi nama The Maestantkering. Bendungan ini juga di kenal dengan gerbang masuk Rotterdam yang memiliki dua bagian lengan dengan panjang masing-masing mencapai 300 meter atau setara dengan tinggi menara Eiffel di Paris, Perancis.

Bendungan ini bisa dibuka dan ditutup. Selain itu juga dimanfaatkan untuk kepentingan wisata. Bahkan beberapa decade belakangan banyak yang beranggapan belum dikatakan berkunjung ke Belanda bila belum singgah di salah satu kota terpadat di Belanda. 

Referensi 
https://nasional.kompas.com/read/2008/11/29/10323720/belanda.pun.membendung.laut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Us @soratemplates